Semua bagian tanaman dapat dimanfaatkan, daun dibuat sayur seperti bayam atau kangkung, buah muda dimasak dalam berbagai cara yang berbeda, biji muda digunakan seperti kacang polong atau dbuat bubur seperti kacang hijau, minyak yang diambil dari bijinya digunakan untuk memasak dan bahan kosmetik, khususnya perawatan kulit sebagai nutrisi kulit, antiaging, pelembab dan tabir surya.  Akar Kelor dapat dibuat menjadi bumbu seperti empon-empon dan bunga yang dicampur dengan daun segar atau kering, sering digunakan untuk membuat teh herbal.

Daun yang sudah tua diambil dengan rantingnya, dan lebih cocok untuk membuat serbuk daun kering melalui proses penggilingan. Untuk sayuran segar daun harus dipanen lebih awal di pagi hari dan diolah pada hari yang sama. Bunga dan polong yang dihasilkan selama tahun kedua pertumbuhan, dipanen ketika masih muda, bertekstur lembut dan berwarna hijau.

Saat ini Kelor sedang diteliti penggunaannya sebagai bio-enhancer karena kandungan senyawa antibiotiknya dan penggunaan bijinya atau pasta biji sebagai penjernih air karena kemampuannya menggumpalkan kotoran yang melayang dalam air.

Manfaat bagian-bagian tanaman Kelor diantaranya :

Akar

Antilithic (pencegah/penghancur terbentuknya batu urine), rubefacient (obat kulit kemerahan), vesicant (menghilangkan kutil), karminatif (perut kembung), antifertilitas, anti-inflamasi (peradangan), stimulan bagi penderita lumpuh, bertindak sebagai tonik / memperbaiki peredaran darah jantung, digunakan sebagai pencahar, aborsi, mengobati rematik, radang, sakit artikular, punggung bawah atau nyeri ginjal dan sembelit.

Daun

Pencahar, diterapkan sebagai tapal untuk luka, dioleskan pada kening untuk sakit kepala, digunakan untuk kompres demam, sakit tenggorokan, mata merah, bronkitis, dan infeksi telinga, kudis dan penyakit selesma. Jus daun diyakini untuk mengontrol kadar glukosa, dan digunakan untuk mengurangi pembengkakan kelenjar.

Batang

Rubefacient, vesicant dan digunakan untuk menyembuhkan penyakit mata dan untuk pengobatan pasien mengigau, mencegah pembesaran limpa dan pembentukan kelenjar TB leher (gondok), untuk menghancurkan tumor dan untuk menyembuhkan bisul. Jus dari kulit akar yang dimasukkan ke dalam telinga untuk meredakan sakit telinga dan juga ditempatkan di rongga gigi sebagai penghilang rasa sakit, dan memiliki aktivitas anti-TBC.

Getah

Digunakan untuk karies gigi, dan zat rubefacient, getahnya dicampur dengan minyak wijen, digunakan untuk meredakan sakit kepala, demam, keluhan usus, disentri, asma dan kadang-kadang digunakan sebagai aborsi, serta untuk mengobati sifilis dan rematik.

Bunga

Memiliki nilai khasiat obat yang cukup tinggi sebagai stimulan, afrodisiak, aborsi, cholagogue, digunakan untuk menyembuhkan radang, penyakit otot, histeria, tumor, dan pembesaran limpa, menurunkan kolesterol, fosfolipid serum, trigliserida, VLDL, LDL kolesterol rasio fosfolipid dan indeks aterogenik ; menurunkan profil lipid hati, jantung dan aorta pada kelinci hiperkolesterol dan meningkatkan ekskresi kolesterol feses.

Biji

Ekstrak biji memberikan efek perlindungan yang menurunkan lipid peroksida hati, antihipertensi, senyawa isothiocyanate thiocarbamate dan glycosids telah diisolasi dari fase asetat dari ekstrak etanol polong Kelor.

Kelor merupakan tanaman multiguna yang dapat dimanfaatkan dalam banyak sisi kehidupan di pedesaan, seperti  :

  1. Manfaat untuk Lingkungan; digunakan sebagai tanaman penahan erosi, lahan kritis dan peneduh.
  2. Manfaat untuk Penyedia Air Bersih; bijinya digunakan sebagai koagulan, penjernih air yang keruh atau limbah kimia.
  3. Manfaat untuk Pertanian; digunakan sebagai pupuk hijau, pupuk cair dan insektisida alami.
  4. Manfaat untuk Peternakan; digunakan sebagai makanan hijauan ternak.
  5. Manfaat untuk Kecantikan dan Kesehatan Kulit; digunakan sebagai bahan dasar sabun mandi, shampoo, lotion, anti penuaan, dll.
  6. Mafaat untuk Pengobatan Alami (Herbal); diklaim digunakan dalam mengobati 300 penyakit dalam pengobatan Ayurveda.  Seperti menyeimbangkan gula darah, menurunkan kolesterol jahat, hipertensi, tonik penguat jantung, memperbaiki fungsi hati dan ginjal, anti kanker, anti tumr, anti rheumatik, dll.
  7. Manfaat untuk Kesehatan dan Sumber Energi Tubuh; meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas), menetralkan racun dan menangkal radikal bebas, mendorong pergantian sel-sel baru yang lebih sehat, asupan nutrisi super yang lengkap seperti vitamin, mineral dan asam amino.

 

Be Sociable, Share!