Satu miliar orang di seluruh Asia, Afrika, dan Amerika Latin diperkirakan mengandalkan sumber air permukaan yang tidak sehat untuk kebutuhan sehari-harinya. Dari jumlah tersebut, diperkirakan sekitar dua juta orang meninggal setiap tahunnya sebagai akibat penyakit yang bersumber dari air yang terkontaminasi. Dan mayoritas kematian ini terjadi di kalangan anak-anak usia kurang dari lima tahun.

Serbuk biji Kelor bertindak sebagai flocculent alami, mampu menjernihkan air keruh. Bahkan, serbuk biji Kelor ini dapat digunakan sebagai metode yang paling cepat dan sederhana untuk membersihkan air kotor. Serbuk mengikat padatan dalam air dan menenggelamkannya ke dasar. Proses penjernihan air dengan serbuk biji Kelor ini terbukti dapat menghilangkan lebih dari 90 % bakteri yang terkandung dalam air, melalui proses flokulasi, sedimentasi, dan antibiosis. 

Serbuk biji Kelor telah digunakan untuk memurnikan air minum, menggantikan bahan kimia seperti aluminium sulfat, yang selain mahal, juga berbahaya bagi manusia dan lingkungan.  Dua puluh liter air dapat dimurnikan dengan hanya menambahkan 2 gram serbuk biji Kelor yang dilarutkan dalam satu cangkir air bersih.  Caranya sangat sederhana, yaitu :

  • Biji Kelor kering ditumbuk sampai halus dan ambil sebanyak 2 gram untuk penggunaan 20 liter air.
  • Larutkan 2 gram serbuk biji Kelor kedalam satu gelas air bersih.
  • Tuangkan ke dalam wadah berisi air keruh yang akan dijernihkan dan aduk dengan cepat selama 2 menit dan perlahan-lahan selama 10 sampai 15 menit (jangan menggunakan alat logam) dan biarkan selama satu jam atau sampai air benar-benar kelihatan jernih.
  • Saring air dengan kain bersih atau buang kotoran yang mengendap dengan cara dialirkan melalui selang.  Rebus air sebelum diminum (Gassenschmidt et al, 1995;. Jahn et al, 1986.; Kumar dan Gopal, 1999;. Sutherland,. 1989).
Be Sociable, Share!