Secara historis, Kelor telah digunakan di Eropa sebagai tonik hati dan Phytotherapy berbagai macam kondisi hati dan kantung empedu, termasuk hepatitis dan sirosis. Sebuah penelitian yang dilakukan di Jerman mengungkapkan data yang menarik tentang menetralkan racun yang menyebabkan kerusakan hati serta adanya agen hepatotoksik yang potensial. Sejumlah senyawa kimia kelompok silymarin yang terkandung dalam Kelor, terbukti memiliki efek perlindungan terhadap sel-sel hati.

Salah satu penyebab utama penyakit hati adalah banyaknya kandungan racun yang masuk kedalam tubuh bersama makanan. Hal itu menyebabkan hati penuh dengan endapan racun dan detoksifikasi tubuh dibutuhkan untuk mencegah racun tersebut merusak sel-sel hati dan mengganggu fungsinya.

Efek terapi Kelor, tidak hanya memperbaiki kerusakan hati akibat racun dan metabolisme, tetapi juga pada mengobati penyakit-penyakit hati. Banyak studi yang menunjukan hasil bahwa Kelor adalah produk detoksifikasi yang baik. Kelor menghilangkan logam lebih cepat, mengurangi efek negatif dari alkohol pada hati, dan sepenuhnya mencegah etanol menyebabkan perubahan mitokondria.

Alasan mengapa kelor dapat melakukan efek yang mengesankan seperti itu bisa karena dua mekanisme pada tingkat sel. Yang pertama adalah bahwa hal itu dapat mengubah membran sel sehingga racun tidak bisa menembus ke dalam sel. Yang kedua adalah bahwa hal itu meningkatkan kecepatan sintesis protein yang merangsang sel untuk beregenerasi lebih cepat. Karena racun tidak dapat menembus membran sel, maka semua sel-sel hati tetap sehat dan dapat melakukan penggantiaan sel-sel lama atau rusak dengan sel-sel baru yang lebih baik. Seperti itulah cara bekerja pembersihan racun dalam hati.

Kelor tidak hanya berperan sebagai suplemen untuk memberikan efek terapi pada kasus kerusakan hati, tapi juga mengobati penyakit hati. Beberapa uji klinis menunjukkan bahwa gangguan hati yang disebabkan oleh segala sesuatu dari sirosis hepatitis virus dapat diobati. Hepatosit ditemukan secara alami dalam tubuh yang dirangsang oleh Kelor dan mendorong untuk menggantikan sel yang rusak dan jaringan yang sakit.

Membersihkan racun dari hati diperlukan ketika kerusakan dari alkohol dan obat-obatan lainnya mencegah atau mengurangi kemampuan hati untuk melakukan regenerasi lagi. Dengan melakukan detoksifikasi tubuh, fungsi keseluruhan tubuh akan meningkat.

Be Sociable, Share!